dyna dan edo adalah sepasang kekasih. hubungan mereka sudah berjalan hampir 5 tahun. mereka kuliah di salah satu universitas swasta di Yogyakarta. mereka saling menyayangi satu sama lain.mereka bagaikan romeo and juliet zaman sekaranglah. di pagi yang cerah dyna sedang tertidur pulas, dan tiba-tiba terdengar suara motor menuju rumahnya dan "ting tong", pintu belpun berbunyi. pintupun terbuka, dan yang membuka adalah mamanya dyna. "eh,edo. mau jemput dyna ya?" tanya mama dyna. "iya tante" jawab edo. "bentar ya, dynanya masih tidur. tante bangunin dulu ya. ayo masuk dulu." kata mama dyna. "iya tante, makasih" kata edo dengan tersipu-sipu. mama dynapun memanggil dyna "dyna, bangun nak ! tuh edo udah nunggu di ruang tamu." teriak mama dyna. "iya mah." dynapun terbangun dari tidurnya yang lelap dan langsung bergegas pergi ke kamar mandi. setelah 1 jam bersiap, merekapun pergi kekampus bersama. sesampainya mereka di kampus, edopun mengantar dyna kekelasnya. "belajar yang bener ya sayang !" kata edo sambil mencium kening dyna. "iya sayang" jawab dyna.jam kuliahpun selesai. "eh, mit. besok tuh ada tuga apa sih?" tanya dyna kepada mytha sambil berjalan meninggalkan kampus menuju tempat parkir. "mmmm,,,kayaknya si tugas fisika deh dyn. ntar besok aku copy paste yah." jawab mytha. "ah, kamu ini bisanya copy pate ajah. gimana indonesia bisa maju kalau orangnya kaya kamu semua. payah nih." jawabnya dengan nada menyindir. "hehheeee,,,ga kok. cuma becanda doang." jawab mytha. setelah mereka berjalan menyusuri lorong kampus, mereka sampai di parkiran. "noh,,,suamimu udah dateng tuh." kata mytha sambil menyenggol sikut dyna dengan sikutnya. "apaan si, orang belum nikah juga." jawab dyna dengan suara lembutnya. "udah ya, gue pulang duluan." kata mytha. "hati-hati mit." teriak dyna kepada mytha yang berlalu pergi meninggalkan dyna. "mmm sayang, bisa ga ntar malem kita nonton? ada film bagus nih yang." tanya edo kepada dyna. "mmmmm kayaknya ga bisa deh yang. soalnya ntar malem aku mau pergi sama keluarga aku." jawab dyna. "maaf ya sayang aku bohongin kamu, kalau aku bilang aku mau ke R.S kamu pasti khawatir dan aku ga mau ngeliat kamu khawatir." kata dyna dalam hati sambil mereka berlalu pergi menuju rumah dyna.sesampainya dirumah dyna, edo mengantar dyna ke pintu rumahnya dan seperti biasa, edopun mencium kening dyna dan edopun berlalu pergi meninggalkan dyna. dan malampun tiba, dynapun segera masuk kekamarnya dan bersiap untuk pergi ke R.S untuk pemeriksaan rutin bersama mamanya. sesampainya di R.S, dokterpun mulai memeriksa keadaan penyakit dyna. setelah dokter memeriksa keadaan dyna, dokterpun memberitahu keadaan penyakit dyna. "maaf bu, keadaan penyakit dyna semakin memburuk. sepertinya dyna harus dibawa ke singapura. karena peralatan disini tidak lengkap. dan mungkin waktu dyna udah tidak lama lagi." kata dokter dengan bijaksana. "baiklah dok, kalau itu yang terbaik untuk dyna" jawab mama dyna dengan nada ingin menangis.sesampainya di rumah mama dynapun menceritakan tentang penyakitnya terhadap dyna dan keluarganya. sebelum mama dyna selesai cerita dyna memotong pembicaraan. "apa mah? singapura? kenapa ga di indonesia aja sih mah? emang penyakit dyna udah segimana parahnya sih mah sampe harus dibawa ke singapura segala?" kata dyna dengan nada yang keras. "dyna, ini untuk kebaikanmu nak. mama mohon, ngertiin mama nak." jawab mama dyna sambil menangis sambil memeluk dyna. "baiklah mah, dyna akan menuruti kata mama." jawab dyna pasrah. keesokan paginya dyna pergi ke singapura bersama mamanya dan dia sudah memberitahu kepada edo bahwa dirinya akan pergi ke singapura untuk berlibur. setelah 2 bulan edo menunggu kedatangan dyna, handphone edopun berbunyi. dia mendapat telephone dari kakak dyna. "hallo, edo? dyna udah pulang. cepet kesini ya." kata kakak dyna dengan nada serak. "oke kak ! edo akan secepatnya kesana secepat kilat, lebih cepat malah." kata edo sambil menutup telephone dan bersiap untuk kerumah dyna. sepanjang perjalanan edo terus bernyanyi saking senangnya sambil senyum-senyum sendiri. edopun terus menambah kecepatan mobilnya.sesampainya dirumah dyna, edo amat sangat terkejut. karena dirumahnya terdapat banyak orang. dan betapa terkejutnya edo melihat dyna sudah terbujur kaku didalam peti. edopun terus melihat peti tersebut tanpa terkedip. lalu edopun memeluk peti dyna sambil menyanyikan lagu "naff" yang berjudul "dia telah pergi" dan edopun menangis sambil mengucapkan "dynaaaa...kenapa kamu ninggalin aku? kalau tahu aku ga bakal liat kamu lagi, aku ga bakalan ijinin kamu untuk pergi ke singapura. aku sayang banget sama kamu dyn." edopun bertanya kepada keluarganya tentang penyakit dyna sambil menangis tersedu-sedu, tetapi tidak diberitahu oleh pihak keluarga. karena dyna berpesan "mah kalau aku meninggal, jangan kasih tahu penyakit aku sama edo ya. apapun yang terjadi, pokoknya janagan kasih tahu ya mah. dyna mohon" dyna berpesan pada mamanya. merekapun mulai membawa peti ke kuburan. edo tak henti-hentinya menangis, sampai pada pemakaman. dynapun mulai dikubur dan edo tak akan melihat sosok dyna selama-lamanya.
Blog Archive
Kamis, 17 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar